Rabu, 24 Oktober 2007

Waktu

Betapa hebatnya waktu mengatur kita, mengatur kehidupan kita
Ketika lonceng jam usai kerja berdering, tanpa diperintah segera kita berkemas. Menyimpan kertas dan pensil dalam laci, lalu meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu.



Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata. Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam.


Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita. Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur pikiran, emosi, dan perasaan kita. Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita atur waktu untuk mengatur kehidupan.

Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar. Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan.
Dan semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu. Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam persoalan tiada berujung.


Bagi mereka yang tidak menghargai waktu, maka meraka akan menyia-nyiakan waktu, walau terkdang ada orang yang sangat kekurangan waktu. Dan ketika orang sudah divonis oleh suatu penyakit maka kehidupan orang tersebut menunggu waktu.


Maka hargai lah setiap waktu yang kau miliki, manfaatkan untuk kebaikan etiap waktu yang termiliki.

Kegagalan dan keberhasilan kita juga kita dapat dari cara kita mengatur waktu yang kita miliki, maka manfaatkan lah waktu yang ada saat ini, karena waktu tidak akan pernah bergerak mundur, dari pada menyesal di kemudian, lebih baik kita memanfaatkan dan menghargai waktu.

Copas frm DJODI ISMANTO