Senin, 05 Mei 2008

Sukses di Kantor Baru

Wawancara sudah dijalani, pekerjaan baru sudah didapat. Hari pertama bekerja sudah di depan mata. Tak jarang, perasaan gugup datang karena memikirkan apa yang akan dialami di kantor baru nanti. Persiapan memang perlu, tapi yang juga penting adalah performa Anda di sana. Agar proses adaptasi berjalan sukses, langkah-langkah berikut ini bisa dipraktikkan.

1. KESAN
Berikan kesan yang baik dan bersikaplah ramah. Kalau atasan tak punya waktu untuk memperkenalkan Anda pada orang-orang di kantor, Anda bisa melakukannya sendiri. Lakukan tanpa berlebihan. Jabat tangan mereka dengan hangat dan sebutkan nama Anda, sambil tersenyum.

2. BERGOSIP
Kalau rekan kerja Anda mulai bergosip tentang atasan Anda atau orang yang Anda gantikan posisinya, abaikan saja. Balas obrolannya dengan senyum, jangan bertanya lebih lanjut meski Anda sangat penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Selain tidak etis, Anda sendiri belum tahu "peta" hubungan antar rekan kerja di kantor baru.

3. RAJIN
Kerjakan semua tugas dengan baik dan semangat tinggi. Selebihnya, biarkan atasan Anda menilai. Kalaupun kinerja Anda membuat keuntungan perusahaan meningkat, tak perlu mengatakan hal itu pada atasan untuk mendapatkan kenaikan gaji.

4. KERJASAMA
Gunakan prinsip sedikit bicara banyak bekerja. Jangan sungkan bertanya kalau memang tak tahu. Kalau rekan kerja berinisiatif membantu ketika Anda mengalami kesulitan mengerjakan hal-hal baru, tak ada salahnya diterima. Selain bisa memakan waktu lebih lama dari seharusnya, menolak bantuan akan membuat mereka menduga Anda tak suka bekerjasama sebagai bagian dari tim.

5. MEMBANDINGKAN
Meski Anda tidak sreg dengan cara kerja kantor baru Anda yang lebih lambat dari kantor lama, simpan saja perasaan itu dalam hati. Membanding-bandingkan kantor lama dengan tempat Anda bekerja sekarang akan membuat sebal rekan-rekan di kantor baru. Mereka akan heran mengapa Anda memilih pindah kerja, kalau di kantor lama terlihat lebih baik dalam berbagai hal.

6. KOMUNIKASI
Kalau Anda punya bawahan di kantor baru, segera koordinasikan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Cari cara yang paling tepat untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengannya. Misalnya, adakan rapat seminggu sekali dengan mereka. Ingat, Anda harus disiplin mengadakan rapat. Dengan demikian, mereka juga menanggapinya dengan serius.

7. TUJUAN
Memiliki tujuan yang ingin dicapai sangatlah penting. Buat tujuan yang ingin Anda capai, lalu kemukakan pada atasan. Evaluasi secara berkala, sejauh mana pencapaian Anda. Buat tujuan-tujuan baru dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap enam bulan sekali.

8. SUKARELA
Tak ada salahnya menawarkan diri ikut terlibat dalam proyek baru di luar tugas utama Anda. Ini bisa menambah nilai kerja Anda. Namun, lakukan ini hanya bila Anda mampu menyelesaikan tugas utama tepat waktu dan mengerjakan tugas tambahan ini dengan baik. Kalau tidak, pekerjaan tambahan justru jadi bumerang buat Anda.

9. TELITI
Taati aturan menggunakan internet dan komputer yang berlaku di kantor baru Anda. Bila Anda memiliki blog, hati-hati memilih kata saat curhat tentang kantor baru Anda di blog. Anda tak ingin dipecat gara-gara masalah ini, bukan? Mengirim email juga perlu etika. Jangan memberi judul dengan kata-kata yang tidak etis ketika mengirim email berisi laporan yang tidak Anda sukai. Periksa kembali email yang akan dikirim ke klien, untuk menghindari kesalahan.

10. SAMA RATA
Jangan meremehkan rekan kerja atau bawahan Anda. Belum tentu mereka serendah yang Anda duga. Membandingkan mereka dengan rekan-rekan kerja di kantor lama dapat menimbulkan sikap subyektif yang tak diperlukan.

11. UP DATE
Meski berprestasi karena mengerjakan tugas-tugas di kantor dengan baik, terus perbarui pengetahuan dan wawasan tentang pekerjaan Anda. Berlangganan majalah, ikut milis, seminar dan membaca buku-buku yang berhubungan dengan pekerjaan Anda akan sangat membantu.


LIL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan beri Komentar sehat dan membangun