Kamis, 17 April 2008

Jika Mengalami Kegagalan

Apa yang harus dilakukan jika gagal? Apakah Anda larut dengan perasaan kecewa, mencari kambing hitam ke mana-mana, atau menangis?

Kecewa boleh saja, asal jangan terus menerus atau kecewa yang berlebihan.
Dua hal penting yang harus Anda lakukan jika mengalami kegagalan ialah:

1. Mengambil Hikmah
Hikmah selalu berharga, tidak ada hikmah yang berharga. Hikmah adalah milik kita semua, silahkan ambil di mana Anda menemukannya. Hikmah adalah tidak terbatas, sebanyak apapun Anda mengambil hikmah, orang lain masih bisa mengambil hikmah dari sumber yang sama.

Bahkan kegagalan, yang membuat Anda kecewa berat, yang membuat Anda kehilangan uang banyak, atau yang menguras tenaga Anda, tetap mengandung hikmah yang sangat tinggi nilainya.

2. Bangkit Kembali
Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil. Oleh karena itu setelah Anda mengalami kegagalan, kini saatnya untuk bangkin kembali dengan kebijaksanaan, pengalaman, dan keterampilan baru.

Yakinlah bahwa Anda sudah lebih dekat dengan keberhasilan, karena setiap kegagalan akan mendekatkan Anda dengan keberhasilan. Setiap kesulitan yang Anda lalui akan menghasilkan kemudahan setelahnya.

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. 94:5-6)


Jika semua gagal

Kadang kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi tetap saja kita mengalami kegagalan, sementara kesempatan sudah tidak ada lagi, maka yang bisa Anda lakukan ialah membuat mimpi baru.

Mungkin mimpi Anda ini bukan yang terbaik bagi Anda sehingga Allah SWT tidak mengijinkan Anda untuk sukses di mimpi tersebut. Kegagalan tersebut bisa saja sebagai petunjuk kepada Anda agar mengejar mimpi yang lain.

Tidak masalah seberapa kali Anda gagal, yang terpenting dari semua itu adalah Anda mengambil hikmah dari setiap kegagalan kemudian bangkit kembali.

Jika semua gagal, masih ada mimpi lain yang bisa Anda kejar.
Source :
Rachmat

Posted by DJODI ISMANTO

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan beri Komentar sehat dan membangun