Jumat, 01 Agustus 2008

Salah analisa

Seorang pria datang menjumpai dokter. "Dokter, saya menghadapi

masalah," katanya, "Salah satu dari biji Zakar saya biru warnanya." Dokter

memeriksa biji zakar tersebut lalu tiba pada kesimpulan bahwa biji zakar itu

sebaiknya diambil, sebab kalau tidak pria itu bisa mati.

"Dokter, gila apa?" teriak pria itu. "Tega benar dokter mengambil keputusan

yang demikian.

"Anda masih mau hidup bukan?" tanya dokter. Dan terpaksalah pria itu

merelakan salah satu dari biji zakarnya diambil.

Tapi dua minggu kemudian ia datang lagi menjumpai dokter. "Dokter,bagaimana

sih ini? Biji zakar saya yang satunya lagi pun telah berwarna biru pula."

Kembali dokter mengatakan bahwa jika ia masih ingin hidup, maka ia harus

merelakan biji zakarnya diambil. Dan kembali lagi pria itu menolak.

"Anda masih mau hidup bukan?" tanya dokter. Dan terpaksalah pria itu

merelakan biji zakarnya yang kedua diambil.

Tapi dua minggu kemudian ia datang lagi menjumpai dokter. "Rasanya ada yang

tidak beres, kini penis saya pula yang menjadi biru."

Setelah memeriksa pasiennya, dokter menyampaikan kabar buruk. Jika ingin

tetap hidup maka penisnya terpaksa harus diambil. Kembali pria itu meradang.

"Anda masih mau hidup bukan?!' tanya dokter.

"Ya. Tapi bagaimana nanti kalau saya mau pipis?"

"Hmm, saya akan memasang pipa plastik. Tidak ada masalah."

"Begitulah, penis tersebut pun terpaksa diambil.

Dan beberapa hari setelah dioperasi, lelaki malang itu kembali datang

menjumpai dokternya.

"Dokter, pipa plastik itu pun kini berwarna biru...."

"Hah?!"

"Apa sih yang terjadi?"

Dokter memeriksa lebih seksama, dan tak lama kemudian terdengar ia berseru,

"Oalah, ternyata celana jeans anda yang luntur...."




Salah Orang

Seorang suami yang senang keluyuran, pulang ke rumahnya lewat tengah malam.

Ia tahu bahwa ia telah berbuat salah. Karena itu ia ingin mengambil hati

istrinya. Dengan berjingkat-jingkat ia naik ke tempat tidur dan menyelusup

ke bawah selimut yang sedang menutupi sesosok tubuh yang ada di sana.

Ia membelai sesosok tubuh di sampingnya itu dan menciumnya di bagian yang

paling sensitif. Tak sedikitpun sosok itu terbangun. Hanya sesekali

mengeluarkan suara desis puas.

Setelah melakukan tugasnya, lelaki itu pergi ke kamar mandi untuk menyikat

gigi. Ketika ia menyalakan lampu kamar mandi, dilihatnya istrinya sedang

duduk di toilet.

"Hei, bagaimana kau ada di sini?" tanyanya dengan keras dan heran."Sst,"

kata istrinya. "Awas, nanti ibu terbangun."





TIDAK KEBERATAN

Jaka semakin akrab saja dengan pacar barunya, Wina. Ia semakin mantap dan bermaksud lebih serius berhubungan dengan Wina. Karena itu suatu malam diajaknya Wina ke rumahnya. Kebetulan Jaka tinggal sendirian saja di rumahnya tersebut. Mereka ngobrol sambil nonton video. Suasana romantis dan film yang juga menampilkan adegan-adegan romantis membuat keduanya terhanyut. Jaka yang hasratnya mulai naik mendekati Wina, menggenggam tangannya, mendekatkan mulutnya ke telinga Wina dan berbisik, "Wina sayang, k'moe keberatan nggak kalau kita melakukan itu..?" "Belum pernah sekalipun aku begitu," jawab Wina pelan. "Serius, kamu belum pernah berhubungan seks?" tanya Jaka ingin penegasan. "Maksudku, aku belum pernah keberatan .."



JELASKAN PADAKU !!!

Ada sepasang suami istri yang sudah menikah 20 tahun. Uniknya, setiap kali melakukan hubungan suami istri, si suami selalu minta lampu dimatikan. "Udah, deh, ini bener-bener stupid!" kata si istri dalam hati. "Pokoknya malam ini lampu akan gua nyalain!" tekadnya. Begitulah, ketika malam itu mereka tengah bercinta, si istri segera menghidupkan lampu kamar. Betapa kagetnya ia ketika melihat suaminya tengah memegang alat bantu seks. Si istri benar-benar kecewa dan marah. "Jadi selama 20 tahun ini kamu menipu

aku??? Kamu ternyata impoten!!! Jelaskan padaku semua ini!!!!" Si suami menatap istrinya lekat-lekat dan dengan tenang berkata, "Aku akan jelaskan semua ini jika kamu menjelaskan siapa ayah dari ketiga anak di rumah ini."



nih ada gambar seru.....

hati2 ngebukanya......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan beri Komentar sehat dan membangun