Rabu, 08 Agustus 2007

Merdeka atau Mati


Slogan Pemicu Semangat

Merdeka atau mati. Merupakan kata-kata yang sangat popular di era perjuangan meraih kemerdekaan. Setiap ketemu sesama pejuang teriakan. Merdeka……Merdeka…..menjadi cirri khas yang tidak bisa dilupakan. Sampai mendarah daging. Merdeka atau mati adalah sebuah slogan yang sangat membakar semangat pejuang untuk meraih kemerdekaan. Slogan menjadi sangat penting di jaman sekarang. Untuk membangkitkan semangat ataupun menjadi ciri khas suatu perusahaan atau sebuah produk. Tentu anda ingat sebuah slogan pendek Kutahu yang kumau, Cari tahu pakai jarimu, membersihkan yang paling bersih. Atau yang lagi popular setiap trainer atau motivator berusaha menciptakan slogan sendiri-sendiri. Ada yang Luar Biasa, Dahsyat, Antusias, dll.

Sehubungan dengan slogan ini saya mencari tahu dampaknya dalam kehidupan nyata bagi si empunya slogan. Salah seorang teman mempunyai slogan yang cukup unik. Setiap kali ditanya bagaimana pasaran hari ini sepi atau ramai. Dia selalu menjawab,” Selalu ada rejeki”. Entah sudah berapa ribuan kali diucapkannya. Memang benar tokonya selalu ramai dibandingkan toko yang lain. Selain rejeki yang selalu masuk. Tokonya juga terkenal dengan toko yang selalu “Jujur”. Maksudnya setiap orang yang belanja di tokonya tidak usah khawatir masalah kualitas produk. Bila kualitasnya rendah pasti dia bilang rendah. Apabila kualitas bagus pasti dia bilang bagus.

Dalam ilmu komunikasi aspek verbal hanya 7%. Tapi bila diucapkan secara terus menerus maka akan masuk ke dalam bawah sadar. Istilahnya menjadi afirmasi atau sugesti. Afirmasi inilah yang bisa menggerakkan sel-sel syaraf di otak untuk mewujudkannya menjadi suatu realitas. Banyak secara tidak sadar, kita sering membuat slogan dalam diri kita. Aku miskin, memang sudah nasibku, aku pecundang dll. Kata-kata yang kita ucapkan baik secara sadar ataupun tidak sadar antara 40.000 – 55.000 ribu setiap hari.

Bila kata-kata tersebut terus diulang secara intens. Maka akan menjadi sebuah pola dalam otak kita. Sehingga bisa mempengaruhi fisiologis kita. Coba pada saat anda baru bangun tidur pada pagi hari. Mulai dengan mengatakan dalam hati kata-kata ini . ”Malas, saya sangat malasss sekali hari ini”. Evaluasilah diri. Perhatikan kondisi fisiologis anda. Dari postur, mata, nafas, nada suara, tarikan otot, eksperesi wajah. Adakah perubahan dari biasanya?

Pertanyaan :
Bila anda katakan pada saat bangun tidur.
Aku semangat hari ini
Aku bergairah hari ini
Semua pekerjaanku bisa kuselesaikan
Semua orang ramah terhadapku.

Adakah perubahan kondisi fisiologis anda selama satu hari?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan beri Komentar sehat dan membangun